https://journal.staitaruna.ac.id/index.php/jcs/issue/feed Pengabdian Umat 2026-08-29T06:34:55+00:00 Imam Sujono imamsujono@staitaruna.ac.id Open Journal Systems <p style="text-align: justify;"><span style="font-family: 'Arial','sans-serif';"><strong>Pengabdian Umat</strong> E-ISSN <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/3123-8033" target="_blank" rel="noopener">3123-8033</a> P-ISSN <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/3123-8025" target="_blank" rel="noopener">3123-8025</a> is a peer-reviewed journal published by Sekolh Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya, Indonesia. It is in the national and international level that covers a lot of common problems or issues related to community services, development, strengthening, and empowerment. <strong>Pengabdian Umat</strong> accepts articles on research results in the fields of development, empowerment, and community strengthening and the results of activities or practical implementations of community service, empowerment, or strengthening that are problem-solving, comprehensive, meaningful, and sustainable, with clear goals. Therefore, <strong>Pengabdian Umat</strong> accepts the articles from Indonesian authors and other countries that have not been offered for publication elsewhere.</span></p> https://journal.staitaruna.ac.id/index.php/jcs/article/view/1112 Sinergi Dakwah Keislaman dengan Kebutuhan Masyarakat Lokal dan Pemberdayaan, Memahami Pemahaman Agama yang Berkelanjutan (Dusun Ngrandu Desa Sapi Kerep Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo) 2026-08-05T09:31:34+00:00 Hazarul Aswat hajaraswad571@gmail.com <p><em>Essentially, human beings cannot be separated from religious education. This also applies to Islamic education, which complements daily life in a reciprocal relationship: there are those who provide it and those who need it. Through this process, a society is formed that understands and practices life based on Islamic education, while mutually reminding one another in everyday conduct. The focus of this study is the synergy between Islamic da‘wah (religious outreach) and the needs of the local community. The objective of this research is to emphasize the importance of Islamic education in society, particularly for children and adolescents, as a means of continuity and succession in preserving Islamic teachings. The method employed is a descriptive qualitative approach in the form of socio-religious community service related to the cultivation of Islamic education. The results indicate that community members feel helped by the presence of religious activities and educational instruction for their children, as many residents lack a deep understanding of Islamic education. In addition, they perceive religious activities as essential for achieving inner peace in living their lives within the community. It is expected that these activities will contribute positively to fostering a more religious life for the Muslim community and society in general</em></p> 2026-07-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Hazarul Aswat https://journal.staitaruna.ac.id/index.php/jcs/article/view/1113 Implementasi Program Holiday Learning Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar di Desa Curahrejo Pasuruan 2026-08-05T09:39:59+00:00 Iqbal Firdaus Saputra firdaussaputra1404@gmail.com Rakhas Laroybafi Wiha Cahaya laroybafi19@gmail.com Della Oktavia oktaviadella816@gmail.com Fakhiyah Rahma Zayani fakhiyarhm@gmail.com Amanda Putri Saskia amandasaskia.student@gmail.com Dina Fajriyatul Laili riyaalailiyaa@gmail.com <p>Program <em>Holiday Learning </em>&nbsp;merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 134 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya di Desa Curahrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, sebagai respons atas belum tersedianya kegiatan bimbingan belajar nonformal bagi anak-anak sekolah dasar di luar jam sekolah. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program <em>Holiday Learning </em>&nbsp;dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tahapan persiapan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara informal dengan orang tua serta masyarakat, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Program dilaksanakan selama dua minggu pada bulan Juli, dua kali setiap minggu, dengan mengintegrasikan tiga bentuk pembelajaran, yaitu penguatan numerasi, pengenalan bahasa Inggris dasar, dan penguatan literasi reflektif melalui media film animasi. Hasil kegiatan menunjukkan peserta didik antusias mengikuti seluruh rangkaian program, meskipun masih ditemukan kesulitan pada operasi hitung perkalian-pembagian serta penghafalan kosakata bahasa Inggris yang secara bertahap dapat diatasi. Program ini juga berdampak positif terhadap perubahan sikap belajar anak serta mendapat dukungan penuh dari orang tua dan masyarakat setempat. Dengan demikian, Program <em>Holiday Learning </em>&nbsp;terbukti efektif sebagai model pendampingan belajar berbasis kebutuhan masyarakat yang mampu meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar.</p> 2026-07-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Iqbal Firdaus Saputra https://journal.staitaruna.ac.id/index.php/jcs/article/view/1073 Khutbah Jumat sebagai Media Edukasi Masyarakat tentang Bijak Menggunakan Teknologi dan Media Elektronik di Era Digital 2026-07-20T04:55:40+00:00 Zuman Malaka zumanmalaka@staitaruna.ac.id <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui khutbah Jumat bertema “Bijak dalam Menggunakan Teknologi dan Media Elektronik” di Masjid Ar Rahfah Surabaya. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi keagamaan kepada jamaah mengenai pentingnya penggunaan teknologi dan media sosial secara bijak sesuai dengan nilai-nilai Islam di era digital. Metode yang digunakan adalah penyampaian khutbah Jumat dengan pendekatan dakwah dan edukasi kontekstual berdasarkan fenomena penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Materi khutbah meliputi pentingnya niat dalam menggunakan teknologi, <em>tabayyun</em> terhadap informasi, larangan menyebarkan hoaks, menjaga etika bermedia sosial, serta pengelolaan waktu dan prioritas dalam penggunaan media elektronik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa jamaah memperoleh pemahaman mengenai penggunaan teknologi secara bertanggung jawab dan bermanfaat. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran jamaah untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana menyebarkan kebaikan, mempererat silaturahmi, serta menghindari penyalahgunaan media sosial yang bertentangan dengan ajaran Islam.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Khutbah Jum’at, Teknologi, Digital</p> 2026-07-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Zuman Malaka https://journal.staitaruna.ac.id/index.php/jcs/article/view/1134 Penguatan Ketahanan Mental Berbasis Nilai-Nilai Islam Melalui Pendampingan Pengajian Rutin Mingguan Bagi Jamaah Masjid Ainul Yaqin Jiyu, Kutorejo, Mojokerto 2026-08-20T07:24:52+00:00 abdul gofar ghofar@lecturer.uluwiyah.ac.id Mohammad Ridwan ridwan@lecturer.uluwiyah.ac.id <h2>This community service program aimed to strengthen the mental resilience of congregants through mentoring activities integrated into a weekly Islamic study program based on Islamic values at Ainul Yaqin Mosque, Jiyu, Kutorejo, Mojokerto. The program was motivated by various life pressures that may affect individuals’ psychological well-being, highlighting the need to strengthen mental resilience by integrating spiritual and social dimensions. The program employed the Asset-Based Community Development (ABCD) approach through five stages: Discovery, Dream, Design, Define, and Destiny. The participants consisted of 65 congregants, including 25 males and 40 females. The activities were conducted through interactive lectures, discussions, question-and-answer sessions, case studies, experience sharing, self-reflection, and the strengthening of dhikr and prayer practices. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure changes in participants’ understanding. The results showed an increase in the participants’ average understanding scores from 58.8% in the pre-test to 82.1% in the post-test, representing an increase of 23.3 percentage points. A total of 52 participants (80%) achieved the predetermined success criteria. The mentoring activities also increased congregants’ participation in discussions and reflection and encouraged the application of Islamic values such as patience (sabr), gratitude (shukr), effort (ikhtiyar), reliance on Allah (tawakkal), positive thinking (husnuzan), self-control, and optimism in daily life. These findings indicate that weekly Islamic study sessions can be developed as a medium for strengthening mental resilience and promoting mosque-based community empowerment. The sustainability of the program can be supported by integrating mental resilience topics into regular Islamic study sessions with the continued involvement of mosque administrators and religious leaders.</h2> <h2>Keywords: mental resilience; Islamic values; weekly Islamic study; community empowerment; ABCD.</h2> 2026-07-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 abdul gofar, Mohammad Ridwan https://journal.staitaruna.ac.id/index.php/jcs/article/view/1147 Penguatan Literasi Al-Qur’an melalui Pendampingan Baca Tulis Berbasis Metode Tilawati di Madin Ghozali Porong Sidoarjo 2026-08-29T04:47:50+00:00 Moch Nurcholis Majid nurcholis@lecturer.uluwiyah.ac.id Reny Masyitoh renymasyitoh@gmail.com Faizatul Mukaromah 24702330002@student.uluwiyah.ac.id Rika Amanatasiyah Rikazero3@gmail.com <p><em>This community service activity aimed to strengthen Qur’anic literacy among students at Madrasah Tarbiyah Al Ghozali, Porong, Sidoarjo, through Qur’an reading and writing assistance based on the Tilawati method. The activity was motivated by differences in students’ abilities in recognizing makhārij al-ḥurūf, applying basic tajwid rules, distinguishing reading lengths, recognizing punctuation marks, writing Arabic letters, and connecting letters into words and sentences. The program was implemented through five stages: problem identification, program planning, assistance implementation, evaluation, and reflection and follow-up. The assistance integrated classical learning, individual reading-listening sessions, imlā’ exercises, Arabic letter connection practices, and peer learning involving senior students. Evaluation was conducted through initial and final assessments covering seven aspects of Qur’anic literacy: makhārij al-ḥurūf, tajwid, reading length, fluency, punctuation recognition, imlā’, and Arabic letter connection. The results indicated an improvement in students’ overall abilities, with the average score increasing from 60.71 to 82.17. The normalized gain (N-Gain) score of 0.55 indicated a moderate level of improvement. In addition to competency development, the activity encouraged greater learning participation, responsibility, and peer support among students. Therefore, the integration of the Tilawati method with imlā’, individual reading-listening, and peer learning can serve as a relevant model for strengthening integrated Qur’anic reading and writing literacy in Islamic non-formal education institutions.</em></p> 2026-07-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Moch Nurcholis Majid, Reny Masyitoh, Faizatul Mukaromah, Rika Amanatasiyah https://journal.staitaruna.ac.id/index.php/jcs/article/view/1146 Pendampingan Produksi Dan Pemasaran Keripik Gadung Sebagai Strategi Pengembangan Umkm Berbasis Potensi Lokal Di Desa Sukolelo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan 2026-08-29T05:52:39+00:00 Dina Zuhrufia dinazuhrufia@gmail.com Chilyatun Nafisah dinazuhrufia@gmail.com Chauro' Insiyyah dinazuhrufia@gmail.com Dinnul Qoyyimah dinazuhrufia@gmail.com Rodhifah Islamidina dinazuhrufia@gmail.com Putri Aulia Sholicha dinazuhrufia@gmail.com <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Gadung (Dioscorea hispida) merupakan umbi lokal yang tumbuh subur di lahan tegal Desa Sukolelo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, namun pemanfaatannya sebagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih terkendala oleh kandungan getah beracun (dioscorine) serta terbatasnya pengetahuan pelaku usaha mengenai pengolahan yang aman, standar produksi yang higienis, dan strategi pemasaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi pelaku UMKM olahan gadung di Desa Sukolelo dalam menghasilkan produk keripik gadung yang aman dikonsumsi, bernilai jual, dan berdaya saing. Kegiatan dilaksanakan oleh tim pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Bangil selama satu bulan (24 Juni–24 Juli 2026) melalui pendekatan participatory action research, meliputi observasi awal, pendampingan langsung pada setiap tahap produksi, serta pemberian wawasan pengemasan dan pemasaran digital. Pendampingan mencakup delapan tahap produksi, yaitu pemanenan, pengupasan, pengirisan, penggaraman dengan garam grosok, fermentasi selama dua hari, pembersihan getah, pengukusan, penjemuran, dan penggorengan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses pengolahan yang didampingi berhasil menghilangkan kandungan racun secara efektif sehingga produk keripik gadung layak dan aman dikonsumsi, sekaligus meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai standar keamanan pangan, pengemasan yang lebih menarik, dan pemanfaatan media digital untuk memperluas jangkauan pasar. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan berbasis potensi lokal dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi masyarakat desa yang berkelanjutan.</p> 2026-07-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Dina Zuhrufia, Chilyatun Nafisah, Chauro' Insiyyah, Dinnul Qoyyimah, Rodhifah Islamidina, Putri Aulia Sholicha https://journal.staitaruna.ac.id/index.php/jcs/article/view/1141 Pendampingan Guru Min 1 Kota Surabaya Dalam Kegiatan Tasmi' Dan Munaqosah Peserta Didik Tahfidz Juz 30 Metode Ummi 2026-08-24T08:23:38+00:00 Ihyaul Kholid ihyaulkholid@gmail.com <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Surabaya dalam pelaksanaan kegiatan Tasmi' dan Munaqosah bagi peserta didik program tahfidz Juz 30 dengan metode Ummi, sebagai upaya mendukung terwujudnya lulusan yang qur'ani. Kegiatan dilaksanakan pada 19 Agustus 2026 sampai 1 September 2026 dengan melibatkan <em>12 &nbsp;</em>guru Qur’an, Kepala Madrasah dan 9 peserta didik sebagai peserta Tasmi'. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi <em>koordinasi awal, sosialisasi standar penilaian Tasmi' dan Munaqosah metode Ummi, pendampingan teknis bagi guru penguji, serta pendampingan langsung pada pelaksanaan Tasmi' dan Munaqosah</em>. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keahlian guru dalam menerapkan instrumen penilaian munaqosah yang objektif dan terstruktur. Selain itu, pelaksanaan munaqosah Juz 30 bagi peserta didik berlangsung lebih efisien, teratur, dan dapat memetakan kualitas hafalan siswa secara akurat <em>serta peserta didik menunjukkan kesiapan yang baik dalam mengikuti Tasmi' dan Munaqosah</em>. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan berkelanjutan dalam penguatan program tahfidz di madrasah.</p> 2026-07-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Ihyaul Kholid https://journal.staitaruna.ac.id/index.php/jcs/article/view/1120 Mini Green Art: Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemuning Melalui Pengembangan Bonsai Sebagai Produk Seni Tanaman Hias Bernilai Estetika Dan Ekonomi 2026-08-10T03:40:07+00:00 Franka Hendra dosen01508@unpamac.id Agus Nurrokhman dosen01508@unpam.ac.id <p><em>This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of the Kemuning Village community, Kresek District, Tangerang Regency, in developing bonsai plants as ornamental art products with aesthetic and economic value. The main problems identified were the limited utilization of local plant resources and the lack of community skills in transforming plants into creative value-added products. The activity was implemented using a participatory approach through several stages, including community needs identification, socialization of the Mini Green Art concept, basic bonsai cultivation and maintenance training, practical sessions, and activity evaluation. The program involved 24 participants from Kemuning Village. The results demonstrated an improvement in participants’ understanding of bonsai as living art, including plant selection techniques, structural formation, pruning, and maintenance practices. In addition to improving technical skills, the activity enhanced community awareness regarding the potential development of bonsai as a creative economic product based on local resources. The Mini Green Art program contributes to community empowerment by promoting creativity, environmental utilization, and sustainable ornamental plant entrepreneurship opportunities. This activity is expected to become an initial step in developing local-based creative businesses and strengthening community independence through environmentally friendly innovations.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><em>Keywords: Community service; Bonsai; Mini Green Art; Creative economy; Ornamental plants.</em></p> 2026-07-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Franka Hendra https://journal.staitaruna.ac.id/index.php/jcs/article/view/1148 Pelatihan Penulisan Kreatif Bagi Guru Paud Sebagai Sarana Ekspresi Diri Dan Penguatan Kesehatan Mental 2026-08-29T06:34:55+00:00 husnul hamidah husnulhamidah0@gmail.com <p>Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menghadapi beban kerja emosional yang tinggi dalam kesehariannya, namun sering kali tidak memiliki ruang yang memadai untuk mengekspresikan pikiran dan perasaannya secara sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Pos PAUD PKK Insan Mulia, Kecamatan Beji, dengan melibatkan 10 orang guru dari 4 sekolah PAUD di wilayah tersebut. Kegiatan berlangsung dalam empat kali pertemuan pada bulan Juni-Juli 2026 dengan pendekatan pelatihan penulisan kreatif sebagai sarana ekspresi diri sekaligus upaya penguatan kesehatan mental. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, curah gagasan, praktik menulis (learning by doing), dan pendampingan reflektif pada setiap sesi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para peserta merasa memperoleh wahana berekspresi yang berbeda dan lebih bermakna dibandingkan kebiasaan menggulir (scrolling) media sosial yang selama ini menjadi pelarian utama saat lelah bekerja. Temuan ini memperkuat sejumlah kajian yang menegaskan manfaat menulis ekspresif terhadap kesejahteraan psikologis, sekaligus risiko kesehatan mental dari konsumsi media sosial secara pasif dan berlebihan. Kegiatan ini merekomendasikan keberlanjutan program penulisan kreatif sebagai bagian dari pengembangan profesional sekaligus pemeliharaan kesejahteraan psikologis guru PAUD secara berkelanjutan.</p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong>menulis kreatif; guru PAUD; kesehatan mental; ekspresi diri; pengabdian masyarakat</p> 2026-07-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 husnul hamidah