Dialektika Maslahah Dalam Penanganan Kekerasan Rumah Tangga Analisis Kaidah Dar’ al-Mafasid Muqaddam ‘ala Jalb al-Mashalih
DOI:
https://doi.org/10.54298/jk.v9i1.1059Keywords:
KDRT, Dar’ al-Mafasid, Maslahah Wahmiyyah, Maqashid al-Syari’ah, Exit Strategy.Abstract
Studi ini bertujuan untuk menganalisis dialektika maslahah (kesejahteraan) dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menggunakan maksim yurisprudensi Dar' al-Mafasid Muqaddam 'ala Jalb al-Mashalih (mencegah bahaya lebih diutamakan daripada mendatangkan manfaat untuk membangun justifikasi teologis bagi korban. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif normatif-yuridis berdasarkan riset pustaka , data dianalisis menggunakan mekanisme deduktif-kontekstual. Data primer terdiri dari teks-teks Ushul Fiqh klasik tentang Maqashid al-Syari'ah , sedangkan data sekunder menggunakan statistik CATAHU 2025 dari Komisi Nasional Kekerasan Terhadap Perempuan. Temuan-temuan tersebut membongkar klaim bahwa mempertahankan pernikahan yang penuh kekerasan merupakan maslahah , dan mengklasifikasikannya sebagai maslahah wahmiyyah (manfaat semu) yang mengabaikan kerusakan psikologis (hifzh al-'aql) dan ancaman mematikan (hifzh al-nafs). Penerapan prinsip ini menetapkan hierarki yang ketat: melindungi kehidupan dan akal sehat adalah kebutuhan utama (dharuriyyat) yang mutlak, yang meniadakan kewajiban sekunder (hajiyyat) untuk menjaga persatuan keluarga. Akibatnya, perceraian (fasakh/khulu') direkonstruksi bukan sebagai aib, tetapi sebagai strategi keluar yang sah menurut Syariah untuk menghentikan kekerasan yang berkelanjutan. Hal ini sepenuhnya mencabut legitimasi hukum rekonsiliasi paksa dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga, dan membingkai lonjakan pengajuan perceraian sebagai pelaksanaan hak yang diamanatkan untuk menolak bahaya yang fatal.
Downloads
References
Al-Zuhaili, Wahbah. Nazhariyyah Al-Dharurah Al-Syar’iyyah. Dirasah Muqaranah. Mu’assasah al-Risalah., 1985.
Almadison, Almadison, Rizki Anla Pater, Hidayatullah Ismail, and Ilyas Husti. “Implementasi Konsep Mawaddah Wa Rahmah Dalam Keluaga Islam.” Jurnal Hukum ANDREW 4, no. 1 (2025): 118–30. https://doi.org/https://doi.org/10.61876/alj.v4i1.66.
Anggraini, Eka Mei Putri, and Fajruddin Fatwa. “SANKSI TA’ZIR SEBAGAI HUKUMAN DALAM PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM HUKUM PIDANA ISLAM.” CLJ: Celestial Law Journal 2, no. 2 (2024): 154–64. https://doi.org/https://journal.unsuri.ac.id/index.php/clj/article/view/598.
As-Suyouti, al-Imam Jalaluddin. Al-Asybah Wa Al-Nazhair Fi Qawa’id Wa Furu’ Fiqh Al-Syafi’iyyah. Dar Al-Kutub Al-Ilmiyyah. Edited by Muhammed Hassan Ismail. Beirut: Dar al-Kotob al-Ilmiyah, 2015.
Auda, Jasser. Maqasid Al-Shariah As Philosophy Of Islamic Law A System Approach. London dan Washington : The International Institute of Islamic Thought, 2008.
Azarkoni, Anwar Soleh. “Implementasi Prinsip Keadilan Dalam Akad Jual Beli Menurut Hukum Syariah: Analisis Kasus Pedagang Muslim Di Era Digital.” Opinia De Journal: Journal of Islamic Law and Legal Studies 5, no. 2 (2025): 59–71. https://doi.org/10.35888/opiniadejournal.v5i1.114.
Azizah, Nur, Muhammad Nurul Fahmi, and Umniyah Al Birtha. “Resiliensi Istri Korban KDRT Demi Anak: Analisis Maqashid Syari’ah Pada Hifz Al-Nafs Dan Hifz Al-Nasl.” Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam 4, no. 1 (2026): 17–29. https://doi.org/https://doi.org/10.37397/al-usariyah.v4i1.1291.
Dainori. “MASLAHAH SEBAGAI TEORI PENETAPAN HUKUM: TELAAH ATAS KONSEP MASLAHAH IBNU QAYYIM AL-JAUZIYAH.” Jurnal Studi Islam Nizham 8, no. 1 (2020): 1–10. https://doi.org/10.32332/nizham.v8i01.2092.
Elpipit, Elpipit. “Telaah Maqashid Syari’ah Terhadap UU PKDRT No. 23 Tahun 2004.” Jurnal Darussalam: Pemikiran Hukum Tata Negara Dan Perbandingan Mazhab 1, no. 2 (2021). https://ejournal.stisdarussalam.ac.id/index.php/jd/article/view/11.
Faizah, Isniyatin, Alantama Prafastara Winindra, and Dewi Niswatin Khoiroh. “Implementasi Kaidah Dar’ul Mafasid Muqaddamun ’Ala Jalbil Mashalih Terhadap Pencatatan Perkawinan Di Indonesia.” As-Sakinah Journal of Islamic Family Law 2, no. 1 (2024): 1–9. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:272207058.
Fariq, M. Amir, Muhammad Salim, Faris Syaifuddin Muhammad, M. Imamul Muttaqin, Ahmad Ramadhani Kurnia Putra, and Hazbi Maulana Alfath Anam. “Ta’arudh Al-Adillah Dan Tarjih: Metode Memahami Konsep Dalil Maupun Hadist Dalam Teori Penyelesaian Hukum Islam.” Relinesia: Jurnal Kajian Agama Dan Multikulturalisme Indonesia 3, no. 4 (2024): 1–12. https://jurnal.anfa.co.id/index.php/relinesia/article/view/1996.
Fujiati, Danik. “Seksualitas Perempuan Dalam Budaya Patriarkhi.” Muwazah 8, no. 1 (2025): 26–47. https://doi.org/https://doi.org/10.28918/muwazah.v8i1.9014 .
Kementerian Agama Republik Indonesia. Al-Quran Al-Karim. Surabaya: Anggota IKAPI JATIM, 2013.
Komnas Perempuan. “Siaran Pers Komnas Perempuan Peluncuran Catatan Tahunan Kekerasan Terhadap Perempuan 2025 ‘Menguatkan Data, Mengatasi Kerentanan, Mendesak Negara Bersikap Untuk Keadilan Korban.’” Komnas Perempuan, 2026. https://komnasperempuan.go.id/siaran-pers-detail/siaran-pers-komnas-perempuan-peluncuran-catatan-tahunan-kekerasan-terhadap-perempuan-2025.
Mansari. “Konstruksi Pemeriksaan Bersyarat Dalam Mengadili Perkara Perceraian Secara Verstek Di Pengadilan Agama.” Journal of Dual Legal System 3, no. 1 (2026): 62–83. https://doi.org/10.58824/jdls.v3i1.525.
Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum Edisi Revisi. 8th ed. Jakarta: Kencana Prenada Group, 2013.
Musolli, Musolli. “Maqasid Syariah: Kajian Teoritis Dan Aplikatif Pada Isu-Isu Kontemporer.” At-Turas 5, no. 1 (2018): 60–82. https://doi.org/https://doi.org/10.33650/at-turas.v5i1.324.
Mutakin, Ali. “Hubungan Maqāṣid Al - Syari‟ah Dengan Metode Istinbat Hukum.” Analisis: Jurnal Keislaman 17, no. 1 (2017). https://doi.org/https://doi.org/10.24042/ajsk.v17i1.1789.
Siregar, Nurhaidah, and Uswatun Hasanah. “Peran Ganda Istri Dalam Budaya Patriarki: Analisis Kesetaraan Genderdan Perspektif Maqasid Syariah.” Terang : Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik Dan Huku 2, no. 4 (2025): 333–45. https://doi.org/10.62383/terang.v2i4.1505.
Wendry, Novizal, and Syafruddin. “Paradigma Pendekatan Sistem Dalam Kajian Hukum Islam Menurut Jasser Auda.” Journal Al-Ahkam 21, no. 1 (2020): 49–66.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Darma Mar'atus Solihah, Ubadillah, Khairul Anwar, Dzikri Mubarok

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).












