Pendampingan Produksi Dan Pemasaran Keripik Gadung Sebagai Strategi Pengembangan Umkm Berbasis Potensi Lokal Di Desa Sukolelo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan

Authors

  • Dina Zuhrufia Universitas Nahdlatul Ulama Bangil
  • Chilyatun Nafisah Universitas Nahdlatul Ulama Bangil
  • Chauro' Insiyyah Universitas Nahdlatul Ulama Bangil
  • Dinnul Qoyyimah Universitas Nahdlatul Ulama Bangil
  • Rodhifah Islamidina Universitas Nahdlatul Ulama Bangil
  • Putri Aulia Sholicha Universitas Nahdlatul Ulama Bangil

DOI:

https://doi.org/10.54298/pu.v1i2.1146

Keywords:

UMKM; gadung; keripik gadung; keamanan pangan; ekonomi lokal

Abstract

 

Abstrak

Gadung (Dioscorea hispida) merupakan umbi lokal yang tumbuh subur di lahan tegal Desa Sukolelo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, namun pemanfaatannya sebagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih terkendala oleh kandungan getah beracun (dioscorine) serta terbatasnya pengetahuan pelaku usaha mengenai pengolahan yang aman, standar produksi yang higienis, dan strategi pemasaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi pelaku UMKM olahan gadung di Desa Sukolelo dalam menghasilkan produk keripik gadung yang aman dikonsumsi, bernilai jual, dan berdaya saing. Kegiatan dilaksanakan oleh tim pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Bangil selama satu bulan (24 Juni–24 Juli 2026) melalui pendekatan participatory action research, meliputi observasi awal, pendampingan langsung pada setiap tahap produksi, serta pemberian wawasan pengemasan dan pemasaran digital. Pendampingan mencakup delapan tahap produksi, yaitu pemanenan, pengupasan, pengirisan, penggaraman dengan garam grosok, fermentasi selama dua hari, pembersihan getah, pengukusan, penjemuran, dan penggorengan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses pengolahan yang didampingi berhasil menghilangkan kandungan racun secara efektif sehingga produk keripik gadung layak dan aman dikonsumsi, sekaligus meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai standar keamanan pangan, pengemasan yang lebih menarik, dan pemanfaatan media digital untuk memperluas jangkauan pasar. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan berbasis potensi lokal dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi masyarakat desa yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alamsyah, Dedi, Sri Rahayu, dan Maya Putri. "Pemasaran Digital untuk UMKM di Era Pandemi." Jurnal Ekonomi Kreatif 8, no. 2 (2020): 45–58.

Chambers, Robert. Rural Development: Putting the Last First. Abingdon: Routledge, 2018.

Kartasasmita, Ginandjar. Pembangunan untuk Rakyat: Memadukan Pertumbuhan dan Pemerataan. Jakarta: Pustaka Cipta, 2020.

Mulyana, Danang, Taufik Hidayat, dan Endang Sumantri. "KKN sebagai Wahana Pengabdian dan Pengembangan Karakter Mahasiswa." Jurnal Pendidikan Tinggi 15, no. 1 (2019): 34–48.

Puspitasari, Rina, Slamet Widodo, dan Arif Nugroho. "Karakteristik dan Pengolahan Umbi Gadung (Dioscorea hispida) sebagai Bahan Pangan Alternatif." Jurnal Teknologi Pangan 11, no. 1 (2020): 23–37.

Susilo, Agus, dan Tri Rahayu. "Efektivitas KKN dalam Pemberdayaan Masyarakat." Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat 6, no. 1 (2021): 89–104.

Widodo, Slamet. "Potensi dan Pengolahan Umbi-umbian Lokal sebagai Bahan Pangan Fungsional." Jurnal Pangan Lokal 7, no. 2 (2019): 112–126.

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Dina Zuhrufia, Chilyatun Nafisah, Chauro’ Insiyyah, Dinnul Qoyyimah, Rodhifah Islamidina, & Putri Aulia Sholicha. (2026). Pendampingan Produksi Dan Pemasaran Keripik Gadung Sebagai Strategi Pengembangan Umkm Berbasis Potensi Lokal Di Desa Sukolelo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Pengabdian Umat, 1(2), 140–145. https://doi.org/10.54298/pu.v1i2.1146