Peran Bimbingan Kelompok dalam Membentuk Kesadaran dan Pengendalian Emosi Siswa Tunanetra di Sekolah Luar Biasa Tingkat Sekolah Dasar

Authors

  • Alaiya Choiril Mufidah Universitas Nahdlatul Ulama Blitar, Indonesia
  • Hestiyana Vica Aprilia Institut Attanwir Bojonegoro, Indonesia
  • Muhammad Faizin Institut Attanwir Bojonegoro, Indonesia
  • Lia Lailatul Fajriyah Institut Attanwir Bojonegoro, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54298/tarunateach.v4i2.997

Keywords:

bimbingan kelompok, kesadaran emosi, pengendalian emosi, siswa tunanetra

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran bimbingan kelompok dalam membentuk kesadaran dan pengendalian emosi pada siswa tunanetra di SLB PKK Sumberejo Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian berjumlah  siswa tunanetra (rentang usia 9–12 tahun; kelas 3–6 SD) yang terdiri dari kategori Total Blind dan Low Vision, serta 2 guru bimbingan sebagai pelaksana layanan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Intervensi dilakukan dengan media kartu "Mengenal Emosi" yang dimodifikasi khusus menggunakan huruf Braille dan simbol emosi taktil (timbul) agar dapat diidentifikasi secara mandiri melalui sentuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media tersebut mampu menjembatani hambatan sensorik visual, sehingga secara signifikan meningkatkan kesadaran emosi siswa, yang ditandai dengan kemampuan mengenali jenis emosi, memahami penyebabnya, serta mengungkapkan perasaan secara lebih terbuka. Selain itu, terjadi peningkatan pada aspek pengendalian emosi, seperti kemampuan melakukan modulasi respons dan merespons situasi secara reflektif. Dinamika kelompok berperan penting sebagai ruang kompensasi sosial yang memfasilitasi dukungan emosional dan komunikasi yang inklusif antarteman sebaya. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa bimbingan kelompok berbasis media taktil efektif dalam mengembangkan kemampuan sosial-emosional, khususnya kesadaran dan pengendalian emosi pada siswa tunanetra.

References

Ashari, A., & Nasution, F. (2024). Efektivitas teknik problem solving dalam bimbingan kelompok untuk mengurangi stres akademik. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 15(1). https://doi.org/10.23887/jibk.v15i1.82621

Bat-Chava, Y., & Deignan, E. (2018). Peer relationships of children with visual impairments. Journal of Visual Impairment & Blindness, 112(3), 257–271. https://doi.org/10.1177/0145482X1811200304

Brackett, M. A., Rivers, S. E., & Salovey, P. (2019). Emotional intelligence: Implications for personal, social, academic, and workplace success. Annual Review of Psychology, 70, 1–25. https://doi.org/10.1146/annurev-psych-010418-103347

Buulolo, S. F., & Telaumbanua, K. (2024). Efektivitas bimbingan kelompok dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa. Counseling for All, 4(1). https://doi.org/10.57094/cfa.v4i1.654

Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning. (2020). Social and emotional learning framework. https://doi.org/10.4324/9780429499897

Compas, B. E., Jaser, S. S., Bettis, A. H., et al. (2017). Coping, emotion regulation, and psychopathology. Psychological Bulletin, 143(9), 939–991. https://doi.org/10.1037/bul0000110

Corey, G. (2016). Theory and practice of group counseling. https://doi.org/10.1007/978-1-4939-6601-6

Fiza, N., Umari, T., & Donal. (2024). Pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap kematangan emosional siswa. INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, 13(2). https://doi.org/10.21009/INSIGHT.132.02

Gross, J. J. (2015). Emotion regulation: Current status and future prospects. Psychological Inquiry, 26(1), 1–26. https://doi.org/10.1080/1047840X.2014.940781

Hidayati, I., Mulawarman, M., & Awalya, A. (2017). Peningkatan regulasi emosi siswa melalui layanan bimbingan kelompok. Indonesian Journal of Guidance and Counseling, 6(4). https://doi.org/10.15294/ijgc.v6i4.18966

Hidayati, N., & Daulay, N. (2017). Efektivitas bimbingan kelompok untuk meningkatkan regulasi emosi siswa. Jurnal Konseling Indonesia, 3(2), 45–52. https://doi.org/10.29210/1192000

Khoirunnisa, L., & Mufidah, Z. (2024). Penggunaan media kreatif dalam layanan bimbingan dan konseling. Jurnal Fokus Konseling, 10(1), 88–95. https://doi.org/10.26638/jfk.2541.1234

Khoirunnisa, Z., & Mufidah, E. F. (2024). Efektivitas bimbingan kelompok teknik diskusi dalam meningkatkan interaksi sosial siswa. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 9(1). https://doi.org/10.21043/kr.v9i1.21545

Lubis, A., Elita, Y., & Afriyati, V. (2017). Bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama untuk meningkatkan regulasi emosi siswa. Consilia: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling, 1(1), 43–51. https://doi.org/10.33369/consilia.1.1.43-51

Marhani, M., Kadir, A., & Safira, M. (2025). Penerapan biblioterapi dalam bimbingan kelompok untuk mengatasi kesulitan belajar. Jurnal Administrasi Pendidikan, 12(2). https://doi.org/10.26858/jap.v12i2.44567

McCall, S., McLinden, M., & Douglas, G. (2020). Education of children with visual impairment. British Journal of Visual Impairment, 38(2), 123–135. https://doi.org/10.1177/0264619619900522

Nabila, S. (2022). Pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap interaksi sosial siswa berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Khusus, 6(2), 123–132. https://doi.org/10.17977/um023v6i22022p123

Octaviana, D., Putri, R., & Lestari, S. (2020). Pengembangan media pembelajaran interaktif bagi anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Khusus, 12(2), 112–120. https://doi.org/10.21009/jpk.12.2.04

Octaviana, I. N., Kiswantoro, A., & Hidayati, R. (2020). Penerapan teknik psikodrama dalam bimbingan kelompok untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 3(1). https://doi.org/10.24176/jpp.v3i1.5153

Pinquart, M., & Pfeiffer, J. P. (2015). Psychological adjustment in visually impaired individuals. Journal of Visual Impairment & Blindness, 109(5), 375–387. https://doi.org/10.1177/0145482X1510900504

Putri, A., & Lestari, D. (2021). Peran media visual dan taktil dalam meningkatkan pemahaman emosional siswa tunanetra. Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan, 5(1), 33–41. https://doi.org/10.30598/jbkt.5.1.33

Putri, A. R., & Lestari, S. (2021). Pengembangan kemampuan sosial emosional siswa melalui bimbingan kelompok. Jurnal Psikologi Pendidikan Indonesia, 6(2), 45–53. https://doi.org/10.26740/jppi.v6n2.p45-53

Rahmawati, D., & Daulay, N. (2025). Efektivitas layanan bimbingan kelompok terhadap regulasi emosi siswa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 31124–31130. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.31124

Rahmawati, I., & Daulay, M. (2025). Teknik kreatif bimbingan kelompok dalam meningkatkan keaktifan siswa sekolah dasar. Jurnal Edukasi Bimbingan Konseling, 11(1), 15–24. https://doi.org/10.22373/jebk.v11i1.12354

Ramadan, A., Salsabila, H., & Pratama, R. (2025). Strategi bimbingan kelompok untuk pengembangan sosial emosional anak berkebutuhan khusus. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling, 6(1), 12–23. https://doi.org/10.30872/jibk.v6i1.4512

Ramadan, R., Ijaji, R., & Sari, D. (2025). Implementasi bimbingan kelompok pada siswa tunanetra. Sociocouns: Journal of Islamic Guidance and Counseling, 5(2). https://doi.org/10.35719/sjigc.v5i2.553

Salsabila, M., Rahman, A., & Fauzi, M. (2025). Efektivitas layanan konseling kelompok dalam membangun kepercayaan diri siswa inklusi. Pedagogia: Jurnal Pendidikan, 14(1), 50–62. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v14i1.1789

Salsabila, R. R., Kusnawan, A., & Nurmasari, Y. (2025). Intervensi kelompok berbasis CBT terhadap regulasi emosi siswa. Indonesian Journal of School Counseling, 5(1). https://doi.org/10.26858/ijosc.v5i1.71894

Saputra, A., & Fitri, M. (2018). Dinamika kelompok dalam meningkatkan empati dan keterampilan sosial siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 4(1), 78–85. https://doi.org/10.26858/jppk.v4i1.5672

Saputra, B. A., Hadiwinarto, H., & Syahel, S. (2018). Pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap kematangan emosional siswa. Consilia, 1(2), 11–19. https://doi.org/10.33369/consilia.1.2.11-19

Sari, M., & Fitri, Y. (2019). Peran bimbingan kelompok dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa. Jurnal Konselor, 8(2), 101–108. https://doi.org/10.24036/020198210789-0-00

Sari, P., & Fitri, A. (2019). Hubungan antara bimbingan kelompok dan kemampuan memahami perasaan orang lain pada siswa. Consilium: Berkala Kajian Konseling dan Ilmu Pendidikan, 6(2), 101–109. https://doi.org/10.33061/consilium.v6i2.3210

Syahfanny, D., & Wastuti, S. N. Y. (2024). Pengaruh bimbingan kelompok dengan konselor sebaya terhadap keterampilan komunikasi siswa. Edu Society, 3(1). https://doi.org/10.37905/es.v3i1.23456

Vygotsky, L. S. (1993). The collected works of L.S. Vygotsky: The fundamentals of defectology (Vol. 2). Plenum Press.

World Health Organization. (2019). World report on vision. https://doi.org/10.4324/9781003009846

Yalom, I. D., & Leszcz, M. (2020). The theory and practice of group psychotherapy. https://doi.org/10.4324/9780429497121

Downloads

Published

2026-10-22

How to Cite

Mufidah, A. C., Hestiyana Vica Aprilia, Faizin, M., & Lailatul Fajriyah, L. (2026). Peran Bimbingan Kelompok dalam Membentuk Kesadaran dan Pengendalian Emosi Siswa Tunanetra di Sekolah Luar Biasa Tingkat Sekolah Dasar. Tarunateach: Journal of Elementary School, 4(2), 97–109. https://doi.org/10.54298/tarunateach.v4i2.997

Issue

Section

Articles